Iwan Fals, 40 Tahun Berkarya

KABARKAMi – Kalau kita menghitung usia berkarya Iwan Fals dari sejak album gado-gado Canda Dalam Nada terekam ABC Record pada 1978, eksistensi laki-laki bernama asli Virgiawan Listanto itu kini sudah menginjak tahun ke-40.

Selama berkarya, lelaki kelahiran Jakarta, 3 September 1961 itu sudah menelurkan 40-an album rekaman, baik album sendiri, album bersama band (Swami dan Kantata), maupun album proyek bersama musisi lain (Franky Sahilatua, Elpamas, Indra Lesmana, Padi, dll.).

Artinya apa, rata-rata hampir setiap tahun Iwan Fals ‘tak pernah absen berkarya. Hebatnya, hampir semua lagu-lagu diciptakannya sendiri.

Iwan adalah musisi sejati. Dia bisa menciptakan lagu dalam keadaan apapun: sedih atau duka, haru atau prihatin, bangga atau kecewa, jatuh cinta atau patah hati, dan lainnya.

Dulu, misalnya, dia cinta berat pada seorang perempuan bernama Tuti, tapi kemudian Tuti wafat. Iwan pun menciptakan Yang Terlupakan guna mengenang Tuti. Tiga anaknya yang lahir juga dibuatkannya lagu saking bahagianya: Galang Rambu Anarki, Cikal, dan Raya. Bahkan saat pulang kerja subuh-subuh, Iwan berhasil merekam apa yang dilihatnya di jalanan lewat Aku Di Sini.

Pada 2004 lain lagi. Kala itu, jargon Iwan Fals for President mengemuka di tengah masyarakat, Iwan Fals pun menyadarinya dan berusaha menolaknya secara halus. Walhasil, dia menciptakan lagu Manusia Setengah Dewa.

Selain itu, Iwan Fals juga punya kharisma dan karakter yang kuat. “…tak heran karirnya panjang,” kata Nicky Astria. Pengamat musik Bens Leo lain lagi, dia menerangkan bahwa karakter lelaki yang menjadi Asian Heroes versi Majalah Time itu disebabkan oleh kemampuannya meracik arransemen dan memainkan berbagai instrumen musik.

Selamat Om Iwan atas eksistensinya. Teruslah berkarya!

About fachrul khairuddin

View all posts by fachrul khairuddin →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *