Sandi Widodo, Pendiri Tattoo Hijrah Removal

KABARKAMi – Tahun 2006 adalah masa dimana Sandi Widodo mulai berkenalan dengan tattoo. Di usianya yang 21 tahun kala itu, dia mulai men-tattoo tubuhnya dan belajar men-tattoo dari temannya. Tidak hanya itu, dia juga mulai bersentuhan dengan narkoba.

Pada 2009, Sandi mantap menjadikan seniman tattoo sebagai profesinya. Dia bahkan sampai menetap di Bali untuk menjual jasanya. Alasannya kala itu sederhana saja: di Bali, jasa tatto lebih dihargai secara seni maupun harga.

Pada suatu momen dalam perjalanan hidupnya, Sandi merasa hampa. Dia merasa jauh dari orangtua dan agama. “Di Bali saya tidak pernah mendengar adzan,” kata Sandi.

Dia pun memutuskan berhenti menjadi seniman tatto pada 2014 dan memilih pulang ke kampung halamannya. Sandi menjadi tukang ojek untuk menyambung hidupnya sampai akhirnya dia berhasil membuka usaha sablon.

Ajaran agama juga mulai menghiasi hidup Sandi. Dia rajin sholat dan mengaji. Tapi satu hal membuatnya risih saat beribadah: tatto yang memenuhi sekujur tubuhnya. Dari situ, dia berniat mencari cara untuk menghilangkan tattoo.

Bersama istri yang dinikahinya Januari 2017, Sandi melakukan penggalangan dana di kitabisa.com untuk membeli alat laser penghilang tattoo. Hasilnya positif: dana terkumpul lebih dari yang ditargetkan. Alat laser pun berhasil terbeli.

Selanjutnya, Sandi membuka klinik bernama Tattoo Hijrah Removal di rumahnya di Ciater Permai, Serpong, Tangerang. Biayanya sangat murah, bahkan kebanyakannya gratis. Syaratnya, yang mau menghilangkan tatto harus sudah tobat, berniat hijrah (dibuktikan dengan hapal 50 ayat awal surah Ar Rahman) dan mau mengikuti program hijrah (belajar ngaji, kajian, dan lainnya).

Kita doakan Sandi dan istrinya konsisten dengan programnya, sebagaimana niatnya: “ini adalah jalan untuk menghapus dosa saya di masa lalu.”

Referensi: x.detik, metrotvnews, kumparan; foto: gettyimages

About fachrul khairuddin

View all posts by fachrul khairuddin →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *